ALVES, Epafroditus (2026) PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DI KECAMATAN KELAPA LIMA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
COVER, DAN LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (145kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (440kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (15kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (177kB) |
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Literasi keuangan dipandang sebagai kemampuan pelaku UMKM dalam memahami, mengelola, serta mengambil keputusan keuangan secara tepat, sedangkan inklusi keuangan berkaitan dengan kemudahan akses pelaku UMKM terhadap berbagai layanan dan produk keuangan formal. Kinerja UMKM dalam penelitian ini diukur melalui kemampuan usaha dalam meningkatkan pendapatan, mengelola biaya, serta menjaga keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hubungan dan pengaruh antarvariabel penelitian. Sampel pada penelitian ini berjumlah 35 responden pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Kelapa Lima. Data penelitian dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta uji koefisien determinasi untuk mengukur besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa literasi keuangan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM (Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel (5,051 > 2,037) dengan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05 serta didukung dengan uji regresi linear berganda ke arah positif dengan nilai kofisien 0,262. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik tingkat literasi keuangan yang dimiliki oleh pelaku UMKM, maka semakin baik pula kinerja usaha yang dijalankan, karena pelaku usaha mampu mengelola keuangan secara lebih efektif dan efisien. Selanjutnya, hasil uji t pada variabel inklusi keuangan (X2) juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM (Y), dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (6,143 > 2,037) dengan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05 serta didukung dengan uji regresi linear berganda ke arah positif dengan nilai kofisien 0,414. Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan akses terhadap layanan keuangan, seperti perbankan dan pembiayaan, mampu mendorong peningkatan kinerja UMKM. Selain itu, hasil uji simultan melalui uji F menunjukkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung yang lebih besar dari F tabel (23,994 > 3,29) dan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05 dan didukung dengan hasil uji regresi dengan arah positif. Selain itu, Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 0,600 yang berarti bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan mampu menjelaskan sebesar 60% variasi kinerja UMKM, sedangkan sisanya sebesar 40% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini, seperti kondisi pasar, strategi pemasaran, dan karakteristik pelaku usaha. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan merupakan faktor penting dalam upaya meningkatkan kinerja UMKM secara berkelanjutan. Berdasarkan keseluruhan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan merupakan faktor strategis yang berperan penting dalam menentukan tingkat kinerja UMKM. Peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami dan mengelola keuangan secara tepat, yang didukung oleh kemudahan akses terhadap berbagai layanan keuangan formal, terbukti mampu mendorong pengelolaan usaha yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi dan pemasaran, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas pengelolaan keuangan dan tingkat keterhubungan dengan sistem keuangan formal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan dalam merancang dan mengimplementasikan program peningkatan literasi keuangan serta perluasan inklusi keuangan yang tepat sasaran. Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing, memperkuat ketahanan usaha, serta memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelalutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Kinerja UMKM |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 02:06 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 02:06 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7093 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
