NYANYI, Martinus Duka (2026) ANALISIS PENERAPAN BIAYA KUALITAS PADA PABRIK TAHU BETA KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL....pdf Download (282kB) |
|
|
Text
2.ABSTRAK.pdf Download (72kB) |
|
|
Text
3.BAB I.pdf Download (145kB) |
|
|
Text
4.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (96kB) |
|
|
Text
5.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (91kB) |
|
|
Text
6.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
|
|
Text
7.BAB V.pdf Download (78kB) |
|
|
Text
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (65kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas pada Pabrik Tahu Beta Kota Kupang serta mengetahui sejauh mana penerapan tersebut dapat mendukung efisiensi biaya produksi dan peningkatan mutu produk. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, industri kecil seperti pabrik tahu dituntut untuk mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang efisien. Biaya kualitas menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengendalian mutu karena mencakup seluruh biaya yang berkaitan dengan upaya pencegahan, penilaian, serta kegagalan produk baik sebelum maupun sesudah sampai kepada konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan pemilik dan bagian produksi, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi data biaya produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Pabrik Tahu Beta yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan komponen biaya kualitas yang terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal, kemudian membandingkannya dengan kondisi aktual di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Tahu Beta belum menerapkan sistem pencatatan biaya kualitas secara terstruktur. Perusahaan masih berfokus pada biaya produksi utama seperti biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik tanpa melakukan pengelompokan biaya kualitas secara khusus. Data tahun 2023 menunjukkan total produksi sebesar 29.948 papan tahu, dengan produk tidak terjual sebanyak 111 papan yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp6.496.000. Kerugian tersebut termasuk dalam kategori biaya kegagalan internal karena produk mengalami kecacatan atau tidak memenuhi standar sebelum atau saat proses distribusi. Selain itu, pengendalian kualitas masih bersifat sederhana dan belum didukung oleh sistem akuntansi manajemen yang memadai. Biaya pencegahan seperti pelatihan karyawan dan pemeliharaan mesin masih terbatas, sedangkan biaya penilaian hanya dilakukan melalui pemeriksaan visual tanpa standar operasional tertulis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan biaya kualitas belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan bahan baku dan ketidakefisienan proses produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan biaya kualitas yang lebih terstruktur dan sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mutu produk tahu. Dengan mengidentifikasi serta mengendalikan komponen biaya kualitas secara tepat, Pabrik Tahu Beta dapat menekan biaya kegagalan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memperkuat daya saing usaha di Kota Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam menerapkan konsep biaya kualitas sebagai strategi pengendalian mutu dan peningkatan profitabilitas usaha.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biaya kualitas, pengendalian kualitas, efisiensi biaya, pabrik tahu, akuntansi manajemen. |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 00:16 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 00:16 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
