LOPEZ, Checy Celcilia (2025) ANALISIS PENERAPAN METODE PENYUSUTAN DAN REVALUASI ASET TETAP BERWUJUD PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PERUMDA) KABUPATEN BELU. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
01 COVER.pdf Download (9MB) |
|
|
Text
02 ABSTRAK (1).pdf Download (9MB) |
|
|
Text
03 BAB I (1).pdf Download (9MB) |
|
|
Text
04 BAB II (1).pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
|
|
Text
05 BAB III (1).pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
|
|
Text
06 BAB IV (1).pdf Restricted to Registered users only Download (9MB) |
|
|
Text
07 BAB V (1).pdf Download (9MB) |
|
|
Text
08 DAFTAR PUSTAKA (1).pdf Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “ANALISIS PENERAPAN METODE PENYUSUTAN DAN REVALUASI ASET TETAP BERWUJUD PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PERUMDA) KABUPATEN BELU” dilakukan dengan tujuan utama untuk memahami secara komprehensif bagaimana metode penyusutan dan revaluasi aset tetap diterapkan pada perusahaan daerah, khususnya PERUMDA Kabupaten Belu, serta untuk menilai implikasi penerapan metode tersebut terhadap laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan perusahaan untuk mengelola aset tetap secara efektif agar nilai aset yang tercatat dapat mencerminkan kondisi dan nilai wajar yang sebenarnya, serta memberikan gambaran yang akurat bagi para pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan strategis. PERUMDA Kabupaten Belu, yang terletak di Kota Atambua, merupakan perusahaan daerah yang memiliki peran vital dalam menyediakan layanan air minum bagi masyarakat. Perusahaan ini mengelola berbagai aset tetap yang nilainya cukup besar, sehingga penghitungan penyusutan dan revaluasi menjadi aspek yang sangat penting dalam manajemen keuangan perusahaan. Aset tetap berwujud seperti instalasi sumber air, jaringan pipa, mesin, dan bangunan memerlukan perhitungan penyusutan yang akurat untuk mencerminkan nilai buku yang sesuai dengan penurunan nilai ekonomisnya. Kesalahan dalam perhitungan penyusutan dapat menyebabkan laporan keuangan tidak mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya, sehingga berpotensi memengaruhi keputusan manajerial maupun penilaian dari pihak eksternal. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, di mana data aset tetap PERUMDA Kabupaten Belu periode tahun 2022 hingga 2023 dianalisis secara mendetail. Data utama berupa daftar nilai perolehan aset tetap, akumulasi penyusutan, serta data revaluasi yang dilakukan perusahaan selama periode tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh, nilai perolehan aset tetap perusahaan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp 102.351.543.529, dan pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi Rp 102.532.544.349. Peningkatan ini menunjukkan adanya penambahan aset baru maupun revaluasi aset yang sudah ada, sehingga analisis lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap beban penyusutan dan nilai buku aset. Dalam penelitian ini, dilakukan perbandingan antara metode penyusutan garis lurus dengan metode saldo menurun ganda (double declining balance method). Metode garis lurus adalah metode penyusutan yang menghasilkan beban penyusutan dengan jumlah yang sama pada setiap periode selama umur manfaat aset. Keunggulan metode ini terletak pada kesederhanaan perhitungannya serta kestabilan beban penyusutan yang dihasilkan, sehingga memberikan prediktabilitas yang baik dalam laporan keuangan. Sementara itu, metode saldo menurun ganda menghasilkan beban penyusutan yang lebih tinggi pada periode awal umur aset, kemudian menurun seiring berjalannya waktu. Metode ini mencerminkan kenyataan bahwa banyak aset tetap lebih produktif pada tahun-tahun awal penggunaannya, sehingga tingkat penurunan nilainya juga lebih tinggi di awal. Perbedaan kedua metode ini memberikan pengaruh signifikan terhadap laba operasi perusahaan. Pada metode garis lurus, laba operasi akan lebih stabil dari tahun ke tahun karena beban penyusutan yang dicatat tidak berubah. Sebaliknya, pada metode saldo menurun ganda, laba operasi pada tahun-tahun awal akan lebih kecil akibat tingginya beban penyusutan, tetapi akan meningkat di tahun-tahun berikutnya seiring menurunnya beban tersebut. Dengan demikian, pemilihan metode penyusutan tidak hanya berdampak pada pencatatan aset, tetapi juga pada interpretasi kinerja keuangan perusahaan dari sudut pandang manajerial maupun investor. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya revaluasi aset tetap sebagai upaya untuk mencerminkan nilai wajar aset sesuai kondisi pasar saat ini. Revaluasi dilakukan agar nilai aset pada laporan keuangan tidak terlalu jauh berbeda dengan nilai pasar, terutama untuk aset yang nilainya cenderung meningkat dari waktu ke waktu seperti tanah. PERUMDA Kabupaten Belu melakukan revaluasi untuk menyesuaikan nilai asetnya agar laporan keuangan tetap relevan, dapat dipercaya, dan memberikan informasi yang akurat bagi pihak internal maupun eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode penyusutan dan revaluasi yang tepat dapat membantu perusahaan dalam menampilkan laporan keuangan yang lebih transparan dan sesuai dengan standar akuntansi. Metode garis lurus lebih cocok digunakan ketika perusahaan menginginkan kestabilan beban penyusutan, sedangkan metode saldo menurun ganda lebih tepat untuk aset dengan tingkat produktivitas tinggi pada tahun awal. Dengan mempertimbangkan jenis aset yang dimiliki PERUMDA Kabupaten Belu, kombinasi kedua metode dapat menjadi pilihan strategis agar nilai penyusutan lebih realistis dan mencerminkan pola penggunaan aset. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkuat pemahaman bahwa pemilihan metode penyusutan yang berbeda dapat memengaruhi laporan keuangan secara signifikan, khususnya laba operasi dan nilai buku aset. Sementara itu, kontribusi praktisnya terletak pada pemberian rekomendasi kepada PERUMDA Kabupaten Belu dalam menentukan metode penyusutan yang paling sesuai untuk tiap jenis aset tetap, serta langkah-langkah dalam melaksanakan revaluasi aset agar nilai wajar tercermin dengan baik. Dengan hasil temuan ini, diharapkan manajemen perusahaan dapat menerapkan kebijakan akuntansi aset tetap yang lebih efektif, menjaga akurasi data keuangan, dan meningkatkan kualitas pelaporan yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja perusahaan. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi perusahaan daerah lain dalam melakukan evaluasi atas metode penyusutan dan revaluasi aset tetap, khususnya di sektor pelayanan publik yang memerlukan akuntabilitas tinggi terhadap pengelolaan aset negara/daerah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyusutan, Revaluasi, Aset tetap berwujud |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 04:48 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 04:48 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6749 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
