NOMENI, Aprila Hendar Dela (2026) ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KANTOR DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (512kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (481kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (727kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (295kB) |
Abstract
Sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, baik disektor swasta maupun pemerintah. Sumber daya manusia juga merupakan kunci kesuksesan sebuah organisasi dalam mencapai tujuannya sehingga menjadi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu organisasi. Menurut Hasibuan (2014:10), sumber daya manusia adalah tenaga kerja yang memberikan jasa berupa tenaga, pikiran, dan keahlian untuk mencapai tujuan organisasi. Produktivitas kerja pegawai dapat dicapai apabila di dukung oleh disiplin kerja yang tinggi serta motivasi yang kuat. Siagian (2016) menyatakan bahwa produktivitas kerja merupakan kemampuan seseorang atau kelompok dalam menghasilkan barang dan jasa secara optimal dengan memamfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia secara efisien, Sedangkan menurut Hanaysha (2016) menyatakan bahwa meningkatkan produktivitas pegawai merupakan salah satu tujuan dari organisasi untuk dapat melihat produktif atau tidaknya suatu organisasi. Dengan produktivitas kerja yang tinggi, dapat menggambarkan tingkat keefektifan dan keefisienan kerja dalam suatu organisasi. Sumber daya manusia yang memiliki produktivitas yang bagus dapat menunjang keberhasilan tujuan organisasi. Sebaliknya sumber daya manusia yang tidak produktif dapat menjadikan organisasi dalam kondisi yang merugi. Sedangkan menurut Menurut Hasibuan (2016) produktivitas adalah perbandingan antara output (hasil) dengan input (masukan). Jika produktivitas naik dimungkinkan oleh adanya peningkatan efisiensi ( waktu, bahan, tenaga) dan sistem kerja, teknik atau metode, dan adanya peningkatan keterampilan dari tenaga kerjanya. Untuk pencapaian yang diinginkan oleh pemerintah maka harus memperhatikan bagaimana cara pegawai agar lebih meningkatkan hasil kerja. Hasibuan (2018) mendefenisikan disiplin kerja sebagai kesadaran dan kesediaan seseorang untuk menaati semua peraturan dan norma yang berlaku. Disiplin kerja yang baik akan mencerminkan tanggung jawab pegawai dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Sementara itu, Mangkunegara (2017) mengemukakan bahwa motivasi kerja adalah dorongan internal maupun eksternal yang menimbulkan semangat dan keinginan seseorang untuk mencapai tujuan organisasi. Robbins dan Judge (2015) menambahkan bahwa motivasi merupakan proses yang menjelaskan arah,intensitas, dan ketekunan seseorang dalam dalam berupaya mencapai tujuan tertentu. Motivasi kerja penting untuk produktivitas bisnis pada tingkat tinggi dan rendah. Apabila pegawai tidak mempunyai motivasi untuk bekerja sama demi kepentingan perusahaan maka tujuan yang akan ditetapkan akan sulit tercapai. Sebaliknya jika pegawai mempunyai motivasi yang tinggi dalam bekerja maka berhasil dalam mencapai tujuan. Termotivasi bekerja disebuah perusahaan dapat meningkatkan kinerja pegawai. Evaluasi terhadap prestasi kerja pegawai tentunya harus dilakukan untuk mengetahui prestasi yang dapat diraih oleh pegawai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 130 pegawai, dengan sampel sebanyak 56 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis regresi linear berganda, uji t (parsial), uji f (simultan), dan uji koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara persial disiplin kerja (X1) berpengaruh posetif dan signifikan terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai thitung = 5.638> ttabel = 2.006 dan signifikansi 0,000 <0,05. Motivasi kerja (X2) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai thitung =3,097 > ttabel =2.006 dan signifikansi 0,003 < 0,05. Secara simultan, disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai dengan nilai Fhitung = 56,506 > Ftabel = 3.17 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,681 yang berarti bahwa 68,1% produktivitas kerja pegawai dipengaruhi oleh disiplin kerja dan motivasi kerja, sedangkan 31,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat disiplin kerja dan motivasi kerja pegawai, maka semakin tinggi pula produktivitas kerja pegawai pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disiplin kerja, motivasi kerja , produktivitas kerja pegawai |
| Subjects: | Economic > Economy Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 21 Feb 2026 03:27 |
| Last Modified: | 21 Feb 2026 03:27 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6671 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
