MANU, Dewanty Weltin (2026) PENGARUH MODERNISASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN, PENGETAHUAN PERPAJAKAN, SOSIALISASI PERPAJAKAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI WILAYAH DESA BAUMATA TIMUR. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
2.ABSTRAK.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
3.BAB I.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
4.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (150kB) |
|
|
Text
5.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (103kB) |
|
|
Text
6.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (258kB) |
|
|
Text
7.BAB V.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (103kB) |
Abstract
Pajak merupakan sumber penerimaan utama negara yang memiliki peran strategis dalam membiayai pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tingginya ketergantungan negara terhadap penerimaan pajak menuntut adanya peningkatan kepatuhan wajib pajak, khususnya wajib pajak orang pribadi. Kepatuhan wajib pajak tidak hanya ditentukan oleh kewajiban hukum semata, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sistem administrasi perpajakan yang digunakan, tingkat pengetahuan perpajakan, intensitas sosialisasi perpajakan, serta penerapan sanksi perpajakan. Dalam konteks wilayah pedesaan, permasalahan kepatuhan pajak menjadi semakin kompleks karena dipengaruhi oleh keterbatasan akses informasi, rendahnya literasi perpajakan, serta pemanfaatan teknologi yang belum optimal. Desa Baumata Timur merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah wajib pajak orang pribadi dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Desa Baumata Timur, jumlah wajib pajak orang pribadi meningkat dari 1.120 orang pada tahun 2022 menjadi 1.149 orang pada tahun 2024. Meskipun jumlah wajib pajak mengalami peningkatan, tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi di wilayah ini masih belum optimal. Hal ini terlihat dari masih rendahnya pemanfaatan sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi seperti e-Filing, e-Billing, dan DJP Online, terbatasnya kegiatan sosialisasi perpajakan yang belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta masih kurangnya pemahaman wajib pajak mengenai ketentuan dan sanksi perpajakan yang berlaku. Fenomena tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara jumlah wajib pajak terdaftar dengan tingkat kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Selain itu, hasil penelitian terdahulu juga menunjukkan adanya perbedaan temuan (research gap) terkait pengaruh modernisasi administrasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Beberapa penelitian menyatakan bahwa modernisasi administrasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sementara penelitian lainnya menemukan bahwa modernisasi administrasi perpajakan tidak berpengaruh signifikan. Di sisi lain, variabel pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan sanksi perpajakan secara umum dinyatakan memiliki pengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak. Perbedaan hasil penelitian tersebut mendorong perlunya penelitian lanjutan, khususnya pada wilayah pedesaan yang memiliki karakteristik sosial, ekonomi, dan pendidikan yang berbeda dengan wilayah perkotaan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modernisasi administrasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di wilayah Desa Baumata Timur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak orang pribadi di tingkat desa, serta menjadi bahan pertimbangan bagi otoritas pajak dalam merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif dan sesuai dengan kondisi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Desa Baumata Timur, yaitu sebanyak 1.149 orang. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 90 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan kriteria tertentu, yaitu wajib pajak orang pribadi yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), berdomisili atau memiliki kegiatan ekonomi di Desa Baumata Timur, serta pernah melakukan pelaporan atau pembayaran pajak dalam satu hingga dua tahun terakhir. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert lima poin. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari modernisasi administrasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan sanksi perpajakan, sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 28. Sebelum dilakukan analisis regresi, data terlebih dahulu diuji melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modernisasi administrasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Desa Baumata Timur. Hal ini mengindikasikan bahwa kemudahan penggunaan sistem perpajakan berbasis teknologi, seperti e-Filing dan e-Billing, mampu mendorong wajib pajak untuk lebih patuh dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Meskipun pemanfaatan sistem modern belum sepenuhnya optimal, keberadaan sistem administrasi perpajakan yang lebih efisien dan transparan memberikan dampak positif terhadap perilaku kepatuhan wajib pajak. Selain itu, pengetahuan perpajakan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Wajib pajak yang memiliki pemahaman yang baik mengenai ketentuan umum perpajakan, jenis dan tarif pajak, serta tata cara pelaporan dan pembayaran pajak cenderung lebih patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Pengetahuan perpajakan menjadi faktor penting dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab wajib pajak terhadap kewajiban kenegaraan. Sosialisasi perpajakan dalam penelitian ini juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Sosialisasi yang dilakukan oleh otoritas pajak, baik melalui kegiatan penyuluhan langsung maupun media informasi, membantu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak. Di wilayah Desa Baumata Timur, sosialisasi perpajakan yang mulai dilakukan secara lebih intensif terbukti mampu mendorong partisipasi dan kepatuhan wajib pajak. Selanjutnya, sanksi perpajakan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Keberadaan sanksi yang jelas dan tegas memberikan efek jera bagi wajib pajak yang tidak patuh, sehingga mendorong mereka untuk memenuhi kewajiban perpajakannya tepat waktu dan sesuai ketentuan. Pemahaman wajib pajak mengenai konsekuensi hukum dan administratif dari pelanggaran pajak menjadi faktor pendorong kepatuhan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modernisasi administrasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, sosialisasi perpajakan, dan sanksi perpajakan merupakan faktor-faktor yang secara bersama-sama maupun parsial berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi di wilayah Desa Baumata Timur. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kepatuhan pajak di wilayah pedesaan tidak hanya memerlukan penerapan sistem administrasi yang modern, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan edukasi, sosialisasi yang berkelanjutan, serta penegakan sanksi perpajakan yang konsisten. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pengembangan literatur perpajakan, khususnya terkait kepatuhan wajib pajak di wilayah pedesaan, serta menjadi masukan bagi Direktorat Jenderal Pajak dan pemerintah daerah dalam merancang strategi peningkatan kepatuhan pajak yang lebih efektif dan berkelanjutan sesuai dengan karakteristik masyarakat desa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Modernisasi Administrasi perpajakan, Pengetahuan Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Kepatuhan Wajib Pajak |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 05:21 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 05:21 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6647 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
