ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA (RSB) DRS. TITUS ULY KUPANG

NAPA, Yitno Rosaido (2025) ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA (RSB) DRS. TITUS ULY KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
COVER.pdf

Download (630kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (126kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (155kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (524kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (101kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (132kB)

Abstract

Perusahaan yang ingin sukses dalam mengelola sumber daya manusia harus memahami kebutuhan pegawai untuk mencapai kepuasan pelanggan sekaligus memuaskan pegawai demi kepentingan perusahaan. Manajemen sumber daya manusia (MSDM) berperan penting sebagai sarana untuk memaksimalkan efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan. Peningkatan mutu perusahaan dapat dilakukan dengan meningkatkan prestasi pegawai melalui pelatihan yang tepat, karena kinerja dan disiplin kerja yang baik akan mendukung kemajuan perusahaan. Disiplin kerja merupakan kesadaran untuk melaksanakan tugas yang dibebankan, yang harus dibentuk melalui pendidikan dan pelatihan, serta ketaatan pada aturan perusahaan berdampak langsung pada kinerja perusahaan. Pengembangan karir merupakan proses penting dalam meningkatkan kemampuan dan posisi karyawan yang tidak hanya memberi jenjang karir, tetapi juga tanggung jawab dan penghargaan atas prestasi kerja mereka. Pengembangan karir yang terencana akan meningkatkan kinerja, produktivitas, dan mengurangi tingkat pengunduran diri karyawan. Prestasi kerja karyawan adalah hasil pelaksanaan tugas yang dipengaruhi oleh kedisiplinan dan motivasi. Penelitian menunjukkan bahwa disiplin dan motivasi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja, sehingga perusahaan perlu memberikan pelatihan dan perhatian khusus kepada karyawan untuk menjaga dan meningkatkan prestasi tersebut. Berdasarkan penelitian di Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang, terdapat beberapa masalah terkait disiplin dan pelatihan, seperti ketidakpatuhan terhadap prosedur kerja, supervisi yang kurang optimal, serta pelatihan yang belum merata di seluruh staf. Pelatihan penting untuk meningkatkan keterampilan dan prestasi pegawai, serta mutu pelayanan kesehatan. Namun, fasilitas pelatihan masih terbatas dan orientasi staf baru belum terstruktur dengan baik. Peningkatan konsistensi dalam kegiatan pelatihan rutin dan pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan staf dalam melayani pasien secara optimal. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Dan Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Uly Kupang. Secara terperinci yang menjadi persolaan penelitian adalah apakah pelatihan kerja berpengaruh terhadap presatasi kerja pegawai dan Apakah disiplin kerja berpengaruh terhadap presatasi kerja pada pegawai di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Uly Kupang. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis penelitian ini adalah Pelatihan Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Prestasi Kerja (Y) pada Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Uly Kupang dan Disiplin Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Prestasi Pegawai (Y) pada Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Uly Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Uly Kupang yang berjumlah 351, dan sampel berjumlah 78 pegawai dengan penentuan sampel menggunakan rumus solvin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi langsung. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator dari masing-masing variabel yaitu pelatihan (X1), disiplin (X2), dan prestasi kerja (Y).Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa pelatihan memiliki indeks rata-rata sebesar 89,69%, disiplin sebesar 90,64%, dan prestasi sebesar 89,83%, yang semuanya berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelatihan (X₁) berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t_hitung sebesar 5.082 > t_tabel 199,210 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Maka H₀ ditolak dan Ha diterima, artinya pelatihan berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja. Sedangkan disiplin (X₂) juga berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai t_hitung sebesar 2,431 > t_tabel 199.,210 dan signifikansi 0,017 < 0,05. Maka H₀ ditolak dan Ha diterima, yang berarti disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap prestsi kerja. Persamaan regresi linear berganda yang diperoleh adalah:Y = 8.868 + 0,455X₁ + 0,213X₂.Hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,834 atau 83,4% menunjukkan bahwa variasi dalam prestasi kerja dapat dijelaskan oleh pelatihan dan disiplin , sedangkan sisanya sebesar 15,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pelatihan, Disiplin Kerja, Prestasi Kerja
Subjects: Economic > Economy Management
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 14 Feb 2026 01:29
Last Modified: 14 Feb 2026 01:29
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6378

Actions (login required)

View Item View Item