PENGARUH PROFITABILITAS,LEVERAGE DAN PAJAK TANGGUHAN TERHADAP MANAJEMEN PAJAK (SUB SEKTOR PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

KALE, Bunda Marisa Maharani (2026) PENGARUH PROFITABILITAS,LEVERAGE DAN PAJAK TANGGUHAN TERHADAP MANAJEMEN PAJAK (SUB SEKTOR PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
01. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
02. ABSTRAK.pdf

Download (85kB)
[img] Text
03. BAB I (1).pdf

Download (373kB)
[img] Text
04. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[img] Text
05. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (131kB)
[img] Text
06. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (654kB)
[img] Text
07. BAB V (1).pdf

Download (15kB)
[img] Text
08. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf

Download (80kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan terhadap manajemen pajak pada perusahaan sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Manajemen pajak merupakan salah satu bagian penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan karena berkaitan dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola kewajiban perpajakannya secara efektif dan efisien sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Perusahaan perlu melakukan pengelolaan pajak dengan baik agar kewajiban pajak yang harus dibayarkan dapat dikelola secara optimal tanpa melanggar peraturan perundang-undangan. Dalam pelaksanaannya, manajemen pajak dapat dipengaruhi oleh kondisi keuangan perusahaan, antara lain kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, penggunaan utang sebagai sumber pendanaan, serta adanya perbedaan temporer antara laba akuntansi dan laba fiskal yang menimbulkan pajak tangguhan. Profitabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan memanfaatkan seluruh aset yang dimiliki. Semakin tinggi profitabilitas, semakin besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dan semakin besar pula potensi kewajiban pajak yang timbul. Kondisi tersebut dapat mendorong perusahaan untuk melakukan pengelolaan pajak secara lebih efektif agar laba setelah pajak dapat dioptimalkan. Dalam penelitian ini profitabilitas diproksikan dengan Return on Asset (ROA), yaitu perbandingan antara laba bersih dengan total aset perusahaan. Leverage menunjukkan tingkat penggunaan utang dalam struktur pendanaan perusahaan. Penggunaan utang dapat menimbulkan beban bunga yang dalam kondisi tertentu dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak sehingga memberikan manfaat berupa penghematan pajak. Leverage dalam penelitian ini diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), yaitu perbandingan antara total utang dengan total ekuitas. Selain profitabilitas dan leverage, penelitian ini menggunakan pajak tangguhan sebagai salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan manajemen pajak. Pajak tangguhan muncul sebagai akibat adanya perbedaan temporer antara laba menurut akuntansi dan laba menurut ketentuan perpajakan. Perbedaan temporer tersebut dapat menghasilkan aset pajak tangguhan maupun liabilitas pajak tangguhan yang akan memengaruhi pengakuan beban pajak perusahaan. Pajak tangguhan dalam penelitian ini diproksikan dengan Deferred Tax Expense (DTE). Sementara itu, manajemen pajak diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR), yang digunakan untuk menggambarkan tingkat pajak efektif perusahaan berdasarkan perbandingan beban pajak penghasilan dengan laba sebelum pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan keuangan tahunan dan annual report perusahaan sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi melalui laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang tersedia melalui Bursa Efek Indonesia serta situs resmi masing-masing perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas perusahaan sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Sampel penelitian berjumlah 6 perusahaan, yaitu PT Akasha Wira International Tbk, PT Kino Indonesia Tbk, PT Martina Berto Tbk, PT Mandom Indonesia Tbk, PT Mustika Ratu Tbk, dan PT Unilever Indonesia Tbk. Seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel penelitian sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus. Data penelitian meliputi laba bersih, total aset, total utang, total ekuitas, beban pajak penghasilan, laba sebelum pajak, dan beban pajak tangguhan yang digunakan untuk menghitung masing-masing variabel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis pendahuluan, analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan terhadap manajemen pajak. Pengujian hipotesis dilakukan dengan tingkat signifikansi sebesar 5 persen atau 0,05. Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen, sedangkan uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan secara simultan terhadap manajemen pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak yang diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR). Hasil pengujian menunjukkan koefisien regresi ROA sebesar -0,062 dengan nilai signifikansi sebesar 0,780. Nilai signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga hipotesis pertama yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap manajemen pajak tidak dapat diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan tingkat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba belum mampu memberikan pengaruh yang nyata terhadap praktik manajemen pajak pada perusahaan sub sektor kosmetik yang diteliti selama periode 2020–2024. Leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Hasil analisis menunjukkan bahwa DER memiliki koefisien regresi sebesar -0,040 dengan nilai signifikansi sebesar 0,871. Nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 menunjukkan bahwa leverage tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen pajak. Dengan demikian, besar kecilnya proporsi utang dalam struktur pendanaan perusahaan tidak terbukti memberikan pengaruh yang nyata terhadap upaya perusahaan dalam mengelola beban pajaknya. Meskipun penggunaan utang dapat menimbulkan beban bunga yang berpotensi menjadi pengurang penghasilan kena pajak, kondisi tersebut belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pajak efektif perusahaan dalam penelitian ini. Pajak tangguhan yang diproksikan dengan Deferred Tax Expense (DTE) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Hasil pengujian menunjukkan koefisien regresi DTE sebesar -8,764 dengan nilai signifikansi sebesar 0,234. Nilai signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05 sehingga pajak tangguhan tidak terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen pajak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perbedaan temporer antara laba akuntansi dan laba fiskal yang tercermin dalam pajak tangguhan belum menjadi faktor yang secara nyata menentukan praktik pengelolaan pajak perusahaan sub sektor kosmetik selama periode penelitian. Dalam penelitian ini, perbedaan temporer yang terjadi cenderung bersifat rutin dan berkaitan dengan penerapan metode akuntansi serta ketentuan perpajakan, sehingga belum menunjukkan hubungan yang kuat dengan strategi manajemen pajak perusahaan. Secara simultan, hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 0,593 dengan nilai signifikansi sebesar 0,625. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka ketiga variabel independen secara bersama-sama tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manajemen pajak. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan secara simultan berpengaruh terhadap manajemen pajak tidak terbukti dalam penelitian ini. Nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 6,4 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan hanya mampu menjelaskan sebagian kecil variasi manajemen pajak pada perusahaan yang menjadi sampel penelitian. Sementara itu, sebesar 93,6 persen variasi manajemen pajak dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian. Faktor lain tersebut dapat berkaitan dengan ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, kebijakan akuntansi, karakteristik perusahaan, kebijakan perpajakan, serta faktor-faktor lain yang belum diteliti. Rendahnya kemampuan model dalam menjelaskan variasi manajemen pajak juga menunjukkan bahwa praktik manajemen pajak pada perusahaan sub sektor kosmetik tidak hanya ditentukan oleh kondisi profitabilitas, struktur utang, dan pajak tangguhan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa profitabilitas, leverage, dan pajak tangguhan, baik secara parsial maupun simultan, tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen pajak pada perusahaan sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut belum menjadi faktor utama yang menentukan tingkat manajemen pajak perusahaan yang diteliti. Oleh karena itu, perusahaan tetap perlu memperhatikan pengelolaan pajak secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan ketentuan perpajakan yang tersedia secara legal serta tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian selanjutnya juga disarankan untuk memperluas objek penelitian, memperpanjang periode penelitian, serta menambahkan variabel lain yang diduga lebih mampu menjelaskan manajemen pajak

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Profitabilitas, Leverage, Pajak Tangguhan, Manajemen Pajak, Effective Tax Rate
Subjects: Economic > Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 15 Oct 2026 03:41
Last Modified: 15 Oct 2026 03:41
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7889

Actions (login required)

View Item View Item