DASILVA, Aldacelia Guteres (2026) OPTIMASI LAMA PENGUKUSAN TERHADAP MUTU KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PINDANG IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
Halaman Depan .pdf Download (499kB) |
|
|
Text
RINGKASAN.pdf Download (12kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (734kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (139kB) |
Abstract
Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi dan kandungan gizi yang tinggi, tetapi mudah mengalami kerusakan sehingga diperlukan proses pengolahan yang tepat untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang daya simpan. Salah satu metode pengolahan yang dapat digunakan adalah pemindangan dengan kombinasi penggaraman dan pemanasan. Lama waktu pengukusan merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi karakteristik kimia dan organoleptik ikan pindang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama waktu pengukusan terhadap kualitas pindang ikan tongkol berdasarkan parameter kimia dan organoleptik serta menentukan lama pengukusan terbaik. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan tiga perlakuan, yaitu P1 (30 menit), P2 (40 menit), dan P3 (50 menit), dengan tiga kali ulangan. Bahan yang digunakan adalah ikan tongkol sebanyak 250 g dengan penambahan garam 5% dan pengukusan pada suhu sekitar 100°C. Parameter pengamatan meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, kadar air, kadar garam, dan kadar histamin. Uji organoleptik dilakukan menggunakan 30 panelis semi-terlatih, sedangkan data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama pengukusan memberikan pengaruh terhadap kualitas pindang ikan tongkol. Nilai warna tertinggi diperoleh pada P2 sebesar 8,7, sedangkan nilai rasa tertinggi diperoleh pada P3 sebesar 8,5. Kadar garam tertinggi diperoleh pada P3 sebesar 1,8%, sedangkan histamin tidak terdeteksi pada seluruh perlakuan. Berdasarkan keseluruhan parameter yang diamati, perlakuan P2 dengan lama pengukusan 40 menit pada suhu 100°C merupakan perlakuan terbaik, karena menghasilkan mutu organoleptik yang tinggi dan karakteristik kimia yang baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan tongkol, pindang, lama pengukusan, mutu organoleptik, kadar air, kadar garam, histamin. |
| Subjects: | T Technology > Fishery Technology |
| Divisions: | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 00:41 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 00:41 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7751 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
