EDIBLE PORTION IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus malabaricus) DI PT. MATSYARAJA ARNAWA STAMBHAPURA

FALLO, Natalia Lidia (2026) EDIBLE PORTION IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus malabaricus) DI PT. MATSYARAJA ARNAWA STAMBHAPURA. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
Halaman Depan.pdf

Download (3MB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (126kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (151kB)
[img] Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (397kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (625kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (129kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (239kB)

Abstract

Edible portion merupakan bagian ikan yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan, terutama daging atau fillet, sedangkan non-edible portion meliputi bagian seperti kepala, tulang, kulit, sisik, sirip, ekor, dan organ dalam yang tidak menjadi produk utama. Integrasi antara produksi fillet dan pemanfaatan non-edible portion dapat menjadi strategi untuk meningkatkan efisiensi bahan baku, mengurangi limbah, dan mendukung prinsip ekonomi sirkular dalam industri hasil perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase edible portion (EP) dan persentase limbah dari proses pemfiletan ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) di PT. Matsyaraja Arnawa Stambhapura. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2026 menggunakan metode eksperimen deskriptif komparatif terhadap 30 ekor sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diamati meliputi berat ikan, persentase EP, dan persentase limbah, yang dihitung berdasarkan perbandingan berat daging (filet dan tetelan) terhadap berat ikan utuh. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata rendemen filet sebesar 22,50 ± 0,13% (kisaran 22,42–23,16%), dengan rata-rata berat awal ikan 1.258,93 g, berat filet 283,33 g, dan berat tetelan 251,55 g. Rata-rata EP yang dihitung sebagai gabungan filet dan tetelan mencapai 534,88 g atau 42,49% dari berat ikan, sedangkan limbah mencapai 57,51%. Berat ikan berhubungan positif dengan berat EP dalam satuan gram, namun tidak selalu meningkatkan persentase EP, karena persentase EP lebih dipengaruhi oleh karakteristik morfologi ikan. Hasil penelitian ini mendukung penerapan konsep zero waste processing melalui optimalisasi pemanfaatan hasil samping ikan pada industri pengolahan hasil perikanan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Edible portion, ikan kakap merah, rendemen filet, limbah ikan, zero waste
Subjects: T Technology > Fishery Technology
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 22 Aug 2026 04:10
Last Modified: 22 Aug 2026 04:10
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7745

Actions (login required)

View Item View Item