BIOLOGI REPRODUKSI IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis Cantor, 1849) YANG DIDARATKAN DI PPI OEBA KOTA KUPANG

MIRAN, Sisilia Ressa (2026) BIOLOGI REPRODUKSI IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis Cantor, 1849) YANG DIDARATKAN DI PPI OEBA KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (703kB)
[img] Text
2 RINGKASAN & SUMMARY.pdf

Download (164kB)
[img] Text
3 BAB I.pdf

Download (172kB)
[img] Text
4 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (574kB)
[img] Text
5 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (524kB)
[img] Text
6 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[img] Text
7 BAB V.pdf

Download (160kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (168kB)

Abstract

Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan ikan pelagis besar yang bernilai ekonomi penting di PPI Oeba, Kota Kupang. Tingginya tingkat pemanfaatan belum didukung oleh informasi biologi reproduksi yang memadai sebagai dasar pengelolaan perikanan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek biologi reproduksi ikan tongkol (Euthynnus affinis), meliputi hubungan panjang–berat, tingkat kematangan gonad (TKG), ukuran pertama kali tertangkap (Lc), indeks kematangan gonad (IKG), nisbah kelamin dan fekunditas. Penelitian dilakukan selama bulan April–Juni terhadap 120 ekor ikan tongkol yang didaratkan di PPI Oeba, dengan data dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan analisis panjang–berat, pengamatan gonad secara makroskopis,perhitungan ukuran pertama kali tertangkap, perhitungan indeks kematangan gonad, uji Chi-square untuk nisbah kelamin, serta perhitungan fekunditas pada ikan betina yang matang gonad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan tongkol bersifat alometrik positif pada seluruh bulan pengamatan, dengan nilai b berkisar antara 3,0954–3,2668 dan koefisien determinasi (R²) yang tinggi (0,8864–0,9824), menandakan hubungan yang kuat antara panjang dan berat tubuh ikan. Tingkat kematangan gonad didominasi oleh TKG I dan II, serta TKG III yang ditemukan pada bulan juni yang mengindikasikan bahwa sebagian besar ikan yang tertangkap dan didaratkan di PPI Oeba masih berada pada tahap awal perkembangan reproduksi dan sebagian mulai memasuki fase reproduksi. Ukuran pertama kali tertangkap (Length at First Capture/Lc) ikan tongkol (Euthynnus affinis) diperoleh sebesar 36,19736 cm atau sekitar 36,20 cm. Nilai IKG tertinggi ditemukan pada TKG II, yaitu 0,158 pada ikan jantan (Mei) dan 0,133 pada ikan betina (Juni). Nisbah kelamin selama penelitian adalah 45 ekor jantan berbanding 75 ekor betina (1:1,67), yang secara statistik (χ² hitung = 9,5101 > χ² tabel = 5,9915) berbeda nyata dari rasio ideal 1:1 dan didominasi oleh betina. Fekunditas yang dihitung pada dua individu ikan tongkol betina TKG III yang ditemukan pada bulan Juni berkisar antara 4.032,00-6.915,22 butir telur. Hasil tersebut menunjukan bahwa pertambahan panjang tubuh tidak selalu diikuti oleh peningkatan fekunditas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Euthynnus affinis, biologi reproduksi, PPI Oeba
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumber Daya Perairan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 22 Aug 2026 02:40
Last Modified: 22 Aug 2026 02:40
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7739

Actions (login required)

View Item View Item