NATONIS, Titin Cendangi (2026) ANALISIS NILAI SOSIAL TRADISI PANEN JAGUNG (SEIK PENA) DALAM BINGKAI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI DESA FATUKUSI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN (TTS). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf Download (775kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN.pdf Download (523kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam tradisi panen jagung (Seik Pena) di Desa Fatukusi, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan, serta mengkaji relevansinya dalam bingkai Pendidikan Agama Kristen (PAK) kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi lapangan, wawancara mendalam bersama sepuluh tokoh adat dan sepuluh pemuda, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Seik Pena diawali dengan ritus Tah Fe’u (Makan Baru) sebagai bentuk penyerahan persembahan hasil sulung (pen bak bak) ke gereja dan doa syukur keluarga. Selanjutnya, prosesi pemanenan dilakukan berurutan dari lene haen (kaki kebun) hingga lene nakan (kepala kebun) dengan mematuhi aturan adat (kae atau pamali). Dalam tradisi ini terangkum nilai-nilai sosial mendalam, meliputi nilai gotong royong dan kebersamaan yang diwujudkan melalui keharusan melibatkan warga dalam jumlah pekerja genap serta saling bantu di ladang, nilai keadilan dan etika sosial melalui pembagian peran kerja yang inklusif antara laki-laki, perempuan, dan anak-anak, serta kedermawanan pemilik kebun yang membagikan m’oi (jagung muda) dan pune knutu (jagung kecil) sehingga keberhasilan individu dirasakan sebagai kebahagiaan komunal. Dalam perspektif PAK kontekstual, nilai-nilai sosial tradisi Seik Pena memiliki relevansi teologis yang kuat, kebersamaan di ladang merefleksikan persekutuan Kristen (koinonia), penghormatan batas lahan dan persembahan hulu hasil mencerminkan kesadaran penatalayanan Allah (stewardship) atas alam, serta praktik berbagi makanan dan kurban ayam menjadi wujud nyata dari hukum kasih. Dengan demikian, pengintegrasian kearifan lokal Seik Pena ke dalam PAK merupakan strategi edukatif yang efektif untuk membentuk karakter kristiani generasi muda yang peka sosial, bertanggung jawab terhadap lingkungan, serta berakar kuat pada budaya lokal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Seik Pena, Tradisi Panen Jagung, Nilai Sosial, Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kontekstual, Desa Fatukusi |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Theology > Christian Theology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Ilmu Pendidikan Teologi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 00:09 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 00:09 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
