MULI, Efron Umbu (2026) ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI DAN COST VOLUME PROFIT PADA PABRIK TAHU PINK JAYA OEBUFU. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL.pdf Download (945kB) |
|
|
Text
2.ABSTRAK.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
3.BAB I.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
4.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text
5.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) |
|
|
Text
6.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text
7.BAB V.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
9. LAMPIRAN'.pdf Download (239kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi (HPP) dan Cost Volume Profit (CVP) pada Pabrik Tahu Pink Jaya Oebufu sebagai dasar dalam pengambilan keputusan manajerial, khususnya dalam penetapan harga jual, pengendalian biaya, serta perencanaan laba. Persoalan penelitian yang dikaji meliputi: (1) bagaimana perhitungan harga pokok produksi pada Pabrik Tahu Pink Jaya Oebufu, dan (2) berapa besar titik impas (Break Even Point/BEP) yang harus dicapai berdasarkan analisis Cost Volume Profit. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha dan bagian produksi, sedangkan analisis data dilakukan melalui perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variable costing serta analisis Cost Volume Profit yang meliputi biaya tetap, biaya variabel, margin kontribusi, dan break even point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen terbesar dalam harga pokok produksi adalah biaya bahan baku sebesar Rp127.720.000, diikuti biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp17.000.000 dan biaya overhead pabrik sebesar Rp23.420.000. Berdasarkan metode full costing, total harga pokok produksi mencapai Rp168.140.000 dengan jumlah produksi sebanyak 3.456 unit, sehingga harga pokok produksi per unit sebesar Rp48.651. Sementara itu, berdasarkan metode variable costing diperoleh total harga pokok produksi sebesar Rp148.370.000 atau Rp42.931 per unit. Perbedaan hasil kedua metode disebabkan oleh perlakuan terhadap biaya overhead tetap yang hanya dibebankan sebagai biaya periode pada metode variable costing, sedangkan pada metode full costing seluruh biaya produksi dibebankan ke dalam harga pokok produksi. Analisis Cost Volume Profit menunjukkan bahwa total biaya tetap perusahaan sebesar Rp26.470.000 dan total biaya variabel sebesar Rp148.370.000. Selama periode penelitian, perusahaan berhasil memperoleh penjualan sebesar Rp207.000.000 dari penjualan 3.450 unit produk tahu. Margin kontribusi yang diperoleh sebesar Rp60.550.000 atau Rp17.550 per unit dengan rasio margin kontribusi sebesar 29,2%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa setiap penjualan produk mampu memberikan kontribusi yang cukup besar untuk menutupi biaya tetap sekaligus menghasilkan laba. Berdasarkan perhitungan Break Even Point (BEP), perusahaan harus menjual minimal 1.508 unit atau mencapai nilai penjualan sebesar Rp90.650.684 agar berada pada kondisi impas. Realisasi penjualan sebesar 3.450 unit menunjukkan bahwa perusahaan telah melampaui titik impas dengan selisih yang cukup besar, sehingga perusahaan berada pada kondisi yang aman dan memiliki margin of safety yang tinggi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara harga pokok produksi dan analisis Cost Volume Profit. Ketepatan dalam menghitung harga pokok produksi akan memengaruhi besarnya biaya variabel, margin kontribusi, titik impas, serta laba yang dihasilkan perusahaan. Pengendalian biaya bahan baku sebagai komponen terbesar dalam struktur biaya produksi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi usaha dan menjaga stabilitas keuntungan. Selain itu, pengendalian biaya overhead serta peningkatan produktivitas tenaga kerja juga diperlukan agar biaya produksi tetap terkendali dan daya saing produk dapat dipertahankan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan harga pokok produksi pada Pabrik Tahu Pink Jaya Oebufu telah berjalan cukup baik. Harga jual yang ditetapkan mampu menutup seluruh biaya produksi serta menghasilkan laba yang memadai. Analisis Cost Volume Profit menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam menutup biaya tetap, mencapai titik impas, dan memperoleh keuntungan karena tingkat penjualan telah jauh melebihi batas minimum yang diperlukan. Dengan demikian, penerapan analisis harga pokok produksi dan Cost Volume Profit dapat menjadi dasar yang efektif dalam perencanaan laba, pengendalian biaya, penetapan harga jual, dan pengambilan keputusan manajerial guna mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Harga pokok produksi, full costing, variable costing, cost volume profit, break even point, perencanaan laba |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 09 Aug 2026 13:06 |
| Last Modified: | 09 Aug 2026 13:06 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
