DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA GOLONGAN I: (Studi Kasus Putusan Nomor 243/Pid.Sus/2016)

TEFNAY, Marlyn Fenska (2026) DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA GOLONGAN I: (Studi Kasus Putusan Nomor 243/Pid.Sus/2016). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER, PENGESAHAN, dll.pdf

Download (759kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (139kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (256kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (98kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (147kB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Mengapa Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan dengan pasal 112 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (2) Mengapa Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Hakim Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan dengan pasal 114 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. (3) Mengapa Hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan di bawah ancaman minimum 4 tahun penjara menjadi 2 tahun penjara dengan pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan hakim menjatuhkan putusan pemidaan (1) Untuk Mengetahui alasan Hakim pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan dengan pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, (2) Untuk mengetahui alasan Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Hakim Pengadilan Negeri dan menjatuhkan Putusan pemidanaan dengan pasal 114 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, (3) Untuk mengetahui alasan Hakim Mahkama Agung menjatuhkan Putusan Pemidanaan di bawah ancaman minimum 4 tahun menjadi 2 tahun dengan pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan mengkaji bahan hukum sekunder dan primer dengan menganalisis putusan pengadilan pada tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan Mahkamah Agung. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim pengadilan negeri, hakim pengadilan tinggi dan hakim mahkama agung menjatuhkan putusan pemidaan dalam tindak pidana Narkotika Golongan I dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim dalam tindak pidana Narkotika Golongan I,Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk menggambarkan perbedaan pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakin Pengadilan Negeri Menjatuhkan putusan pemidaan karena menilai unsur pada pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 terpenuhi telah terbukti secara sah dan meyakinkan. Sebaliknya pada putusan Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Hakim Pengadilan Negeri karena terdapat perbedaan tefsiran Hukum dan menilai perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur dalam pasal 114 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan putusan Hakim Mahkama Agung menilai perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur pada pasal 127 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dan menjatuhkan putusan pemidanaan di bawah ancaman minimum 4 tahun penjara menjadi 2 tahun penjara dengan pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika berdasakan Surat Edaran Mahkama Agung No. 3 tahun 2015

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Putusan Hakim, Narkotika Golongan I, Tindak Pidana Narkotika
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 08 Aug 2026 02:31
Last Modified: 08 Aug 2026 02:31
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7476

Actions (login required)

View Item View Item