MESAH, Zanovtan Arjun (2026) GEREJA DAN REHABILITASI: SUATU TINJAUAN MISIOLOGI TERHADAP PERAN GEREJA TERKAIT DAMPAK TUMPAHAN MINYAK MONTARA DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT GMIT SILOAM OESELI. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (354kB) |
|
|
Text
2 ABSTRAK.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
3 PENDAHULUAN.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
4 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (383kB) |
|
|
Text
5 BAB 11.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (304kB) |
|
|
Text
7 KESIMPULAN.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
9 LAMPIRAN.pdf Download (305kB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari realita kehidupan jemaat GMIT Siloam Oeseli yang menghadapi tantangan dalam kehidupan sosial mereka. Tumpahan minyak montara yang terjadi di ZEE Australia, memberi dampak buruk terhadap keberlangsungan hidup lingkungan laut, terkhususnya perairan laut Timor dan juga berdampak pada kehidupan ekonomi jemaat yang merupakan pembudidaya rumput laut. Dalam hal ini GMIT Siloam Oeseli, melakukan tindakan segera untuk penanganan kasus Montara ini seperti, diakonia, perkunjungan, mendoakan laut. GMIT Siloam Oeseli memahami bahwa kehadiran gereja dalam dunia ini, bukan sekadar sebagai pemberita injil keselamatan tetapi lebih dari pada itu gereja memiliki tanggung jawab sosial-jemaat. Hal itu dibuktikan dengan tindakan-tindakan yang telah gereja lakukan. Penelitian ini bertujuan agar memahami tugas panggilan gereja dalam dunia ini bukan sekadar membentuk umat percaya untuk memberitakan injil, tetapi bertanggung jawab terhadap kehidupan jemaat. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif, hasil pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan juga literatur yang relevan. Dari hasil pengumpulan data, penulis menemukan bahwa gereja telah berupaya untuk keluar dari masalah ini dengan harapan segera ada kompensasi dari pihak pemerintah Australia sehingga jemaat yang mengalami langsung kasus Montara ini peroleh kesejahteraan. Gereja berkolaborasi dengan pemerintah dalam proses pengumpulan data tetapi dari hasil penelitian, ada jemaat yang tidak mau mengumpulkan data mereka dengan kecurigaan bahwa ada permainan politik karena situasi saat itu ada dalam situasi politik, apalagi wakil ketua majelis jemaat merupakan seorang kepala Desa sehingga beberapa jemaat tidak mau mengumpulkan data-data mereka dan pada akhir mereka menyesali bahwa kompensasi itu betul dilakukan. Dalam hal ini penulis melihat bahwa gereja ketika berbaur bersama kehidupan politik, menimbulkan ketidakpercayaan dan seharusnya perlu penekanan dari gereja kepada jemaat juga bahwa gereja serius dalam menangani kasus Montara ini. Jemaat GMIT Siloam Oeseli yang peroleh kompensasi juga tidak efektif dalam pengelolaan biaya kompensasi itu, sehingga uang yang diperoleh itu terhambur. Hal ini seharusnya gereja perlu memberikan literasi keuangan sehingga ada pengelolaan efektif dilakukan. Hal ini ke depannya perlu ada perhatian khusus.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penanganan, Peran, gereja, Montara, Literasi Handling, Role, Church, Montara, Literacy |
| Subjects: | Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 06:13 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:13 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7315 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
