MERAWAT TANAH, MEMBALUT LUKA BUMI: Suatu Kajian Ekoteologi Pastoral terhadap Pengakuan Iman GKI di Tanah Papua untuk Mengatasi Krisis Ekologis Tanah Akibat Tambang Nikel di Raja Ampat, Papua Barat

WATTIMURY, Herliza H. D. (2026) MERAWAT TANAH, MEMBALUT LUKA BUMI: Suatu Kajian Ekoteologi Pastoral terhadap Pengakuan Iman GKI di Tanah Papua untuk Mengatasi Krisis Ekologis Tanah Akibat Tambang Nikel di Raja Ampat, Papua Barat. Masters thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
I. Cover (Cover dan Lembar Pengesahan).pdf

Download (349kB)
[img] Text
II. Abstrak.pdf

Download (92kB)
[img] Text
III. Bab 1.pdf

Download (418kB)
[img] Text
IV. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[img] Text
V. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img] Text
VI. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (622kB)
[img] Text
VII. Bab 5.pdf

Download (343kB)
[img] Text
VIII. Bibliografi (Daftar Pustaka).pdf

Download (255kB)
[img] Text
IX. Lampiran.pdf

Download (312kB)

Abstract

Penelitian ini menyoroti krisis ekologi yang terjadi di Pulau Gag, Raja Ampat Papua akibat aktivitas tambang nikel yang terjadi di sana. Aktivitas ini telah memicu terjadinya deforestasi dan kerusakan pada tanah serta laut karena limbah dari penambangan nikel. Penelitian ini berfokus pada dampak dan faktor penyebab dari aktivitas tambang nikel, meninjau pandangan kosmologi Papua tentang tanah yang akan menolong dalam mengkonstruksi pandangan ekoteologi pastoral atas pengakuan iman GKI di Tanah Papua. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis yang bertolak dari kerangka ekoteologi pastoral. Penelitian ini menemukan bahwa aktivitas penambangan nikel telah membawa pengaruh bukan saja untuk kehidupan masyarakat yang hari ini lebih banyak merasakan dampak positif nya. Namun yang tidak disadari adalah adanya ancaman serius jangka panjang yang akan ditanggung oleh alam yakni tanah dan air serta kondisi fisik pulau Gag sendiri. Ancaman serius lainnya adalah tentang keberlanjutan alam seperti apa yang akan dilihat dan dirasakan oleh generasi masa depan pulau Gag. Penelitian ini berupaya membangun kesadaran masyarakat tentang urgensi menjaga dan mengelola alam semesta. Mengingatkan masyakat akan nilai-nilai dalam budaya, spiritual yang telah berakar lama dalam kehidupan masyarakat Papya tentang makna tanah bagi mereka. Melalui Pengakuan Iman GKI di Tanah Papua, gereja didorong untuk menarasikan kembali pengakuannya agar selaras dengan tujuan dasarnya yakni menjaga, menghormati dan melihat alam, tanah sebagai bagian tak terpisahkan dari sebuah tatanan penciptaan Allah yang besar. Selain itu, secara lembaga gereja harus berdiri di garda terdepan dalam upaya membela dan bersuara bagi alam yang telah dieksploitasi oleh tangan-tangan serakah para kapitalis yang datang hanya untuk menjarah dan menghancurkan. Luka bumi adalah sebuah kenyataan hari ini, luka itu harus dirawat dan dibalut agar bumi, tanah, air, udara kembali pulih demi untuk keberlanjutan tatanan penciptaan Allah

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Krisis ekologi, tambang nikel, pulau gag, ekoteologi pastoral, Pengakuan iman.
Subjects: Theology > Christian Theology
Divisions: Pascasarjana > Magister > Teologi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 29 Jul 2026 00:30
Last Modified: 29 Jul 2026 00:30
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7174

Actions (login required)

View Item View Item