HO'AN, Mardiana (2002) JERITAN LAUT, RESPONS IMAN: Suatu Tinjauan Ekoteologis Laut terhadap Pencemaran Laut Tablolong di Jemaat Amanau Tablolong, Kabupaten Kupang. Masters thesis, Artha Wacana Chrstian University.
|
Text
I. COVER.pdf Download (455kB) |
|
|
Text
II. ABSTRAK.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
III. BAB I.pdf Download (428kB) |
|
|
Text
IV. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
|
|
Text
V. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
VI. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (579kB) |
|
|
Text
VII. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) |
|
|
Text
VIII. BAB VI.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
X. BIBLIOGRAFI.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
IX. LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari keprihatinan atas krisis pencemaran laut Tablolong yang didominasi sampah plastik, tidak hanya merusak ekosistem pesisir, tetapi juga mengancam kehidupan nelayan yang bergantung pada laut. Krisis ini merupakan persoalan ekologis, juga krisis iman yang mencerminkan relasi manusia dengan laut yang tidak harmonis, diperkuat oleh pandangan budaya dan keagamaan yang menempatkan laut sebagai tempat pembuangan. Meskipun ekoteologi Kristen telah berkembang, kajian mengenai pencemaran laut akibat sampah dalam konteks komunitas maritim Indonesia masih terbatas. Karena itu, penelitian ini menawarkan respons iman yang kontekstual dan profetik terhadap krisis tersebut. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis dampak dan penyebab pencemaran laut terhadap ekosistem dan kehidupan Jemaat Amanau Tablolong; (2) memahami relasi manusia dan laut sebagai sesama ciptaan Allah dalam kerangka ekoteologi laut; (3) menunjukkan peran profetik gereja dalam menjawab krisis ekologi laut; serta (4) merumuskan refleksi teologi yang kontekstual bagi jemaat dan masyarakat pesisir Tablolong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi lapangan. Pengalaman komunitas pesisir dijadikan locus theologicus, yang dianalisis secara tematik dan didialogkan dengan teks Alkitab serta kerangka ekoteologi biru Elia Maggang. Temuan awal menunjukkan bahwa kebiasaan membuang sampah ke laut dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran ekologi, lemahnya pengawasan, dan pandangan bahwa laut merupakan penampung tak terbatas. Gereja belum berperan secara optimal sebagai agent of change. Penelitian menawarkan model ekoteologi laut yang bersauh pada pengalaman nyata komunitas nelayan Tablolong, sekaligus merumuskan peran profetik gereja sebagai advokad keadilan ekologis.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekoteologi laut; Pencemaran laut; Peran profetik gereja; Komunitas pesisir; Tablolong. |
| Subjects: | Theology |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister > Teologi |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 05:45 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 05:45 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/7133 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
