FREITAS, Zita Lidia Rosalina (2026) ANALISIS RASIO PROFITABILITAS DAN SOLVABILITAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER.pdf Download (663kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (468kB) |
|
|
Text
7. BAB V.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (120kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio Profitabilitas dan rasio Solvabilitas dalam menilai kinerja keuangan pada PT Telkom Indonesia Tbk. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, dengan mengumpulkan yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan tahunan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan sampel penelitian adalah laporan tahunan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk periode 2014-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Return On Asset PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 17,55% di kategorikan kurang baik dan tidak efisien. Hal ini berarti bahwa perusahaan belum maksimal dalam menghasilkan laba yang memuaskan dan belum efisien dalam penggunaan modal dan pengembalian laba bersih atas modal yang diinvestasikan oleh pemilik perusahaan. 2) Return On Equity PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 24% dan menunjukan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang kurang optimal. Penurunan ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak mampu mengelola ekuitas atau modal yang milikinya untuk menghasilkan laba. 3) Gross Profit Margin PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 68,93% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang sangat baik dan efisien. Hal ini dapat kita lihat pada peningkatan yang diperoleh oleh beberapa perusahaan dalam perhitungan GPM. Peningkatan ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan laba kotor yang tinggi dengan menekan nilai penjualannya. 4) Net Profit Margin PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 22,043% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang sehat dan efisien. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu meningkatkan laba, yang ukuran keberhasilannya dapat dilihat dari profitabilitasnya. 5) Operating Profit Margin PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 28,96% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang sehat dan sangat kompetitif. Hal ini menunjukan bahwa tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh PT. Telekomunikasi atas aset yang dimiliki sangat tinggi Yang dimana persentasi OPM dapat memenuhi rata-rata standar industri. 6) Return On Invesment PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 12,6% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan berada di bawah rata-rata atau kurang efisien. Hal ini menunjukan bahwa tingkat pengenbalian investasi PT. Telekomunikasi sangat rendah, yang berarti kinerja perusahaan dikatakan kurang baik. 7) Debt to Asset Ratio PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 44,78% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang kurang sehat atau melebihi batas resiko yang di sarankan industri, yang berarti sebagian aset dari PT. Telekomunikasi di biayai oleh utang. Yang dilihat dari presentase DAR melebihi standar industri. 8) Debt to Equity Ratio PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 81,704% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang sehat dan baik karena nilai lebih rendah dari standar rata-rata industri. Yang dikatakan kurang baik berarti perusahaan menunjukkan bahwa kinerja perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dapat dikatakan kurang baik, dikarenakan perusahaan belum dapat melunasi hutangnya. Debt to Equity Ratio yang tinggi akan mereduksi laba perusahaan, karena harus dikurangi dengan biaya bunga dari kewajibannya. 9) Long Term Debt to Equity Ratio PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 33,53% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang kurang baik karena nilai LTDER jauh melampaui standar industri yang ditetapkan. Jika dilihat dari standar industri maka rasio yang diperoleh perusahaaan dalam keadaan yang tidak baik dan berada dalam fase yang kurang aman. Semakin tinggi rasio dari standar industri mengartikan bahwa semakin beresiko perusahaan terhadap utang jangka panjangnya. 10) Long Term Debt to Asset Ratio PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2014-2024 mempunyai rata-rata dengan nilai sebesar 18,32% menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang kurang ideal atau ketergantungan yang lebih tinggi pada pembiayaan (utang) dari pada modal. Jika rasio ini terus meningkat, hal ini dapat menjadi tanda bahaya bagi investor dan kreditor karena menunjukkan kemungkinan kesulitan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah disimpulkan diatas, peneliti memberikan saran yang diharapkan dapat bermanfaat untuk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, yaitu sebagai berikut: 1) Agar perusahaan meningkatkan kinerjanya dalam meperoleh laba dari aset serta modalnya dikarenakan angka Return On Asset, Return On Equity, gross profit margin, net profit margin, operating profit margin dan return on invesment perusahaan masih di bawah nilai standar industri. Kondisi ini dapat diusahakan dengan memperhatikan biaya-biaya yang terjadi serta meningkatkan penjualan agar nilai dari laba bersih meningkat sehingga profitabilitas juga akan mengalami peningkatan. 2) Agar perusahaan mampu mempertahankan dan meningkatkan pengelolaannya terhadap utang yang dimiliki. Kondisi ini disebabkan angka debt to assets ratio, debt to equity ratio, long term debt to equity ratio dan long term debt to asset ratio yang dimiliki masih fluktutif setiap tahunnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kinerja Keuangan, Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilit |
| Subjects: | Economic > Economy Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Manajemen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 00:45 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 00:45 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
