BAHAN, Maria Yunice (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM DI KOTA KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
01. COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
02. ABSTRAK.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
03. BAB I.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
04. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
|
|
Text
05. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) |
|
|
Text
06. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (834kB) |
|
|
Text
07. BAB V.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
08. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (79kB) |
Abstract
Penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada standar akuntansi merupakan aspek fundamental dalam mendorong terciptanya transparansi, akuntabilitas, serta keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Laporan keuangan berfungsi tidak hanya sebagai alat evaluasi internal oleh pelaku usaha terhadap kondisi finansial perusahaannya, tetapi juga menjadi acuan bagi pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal, seperti lembaga keuangan, investor, dan instansi pemerintah. Meski demikian, kenyataannya banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan penyusunan laporan keuangan secara sistematis dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar organisasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji secara empiris pengaruh dari empat faktor, yaitu: pemahaman akuntansi, kualitas sumber daya manusia, lama menjalankan usaha, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap praktik penyusunan laporan keuangan pada UMKM di wilayah Kota Kupang. Keempat variabel tersebut dipilih berdasarkan hasil kajian teori dan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa proses penyusunan laporan keuangan dipengaruhi oleh latar belakang pelaku usaha, pengalaman operasional, serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi UMKM dalam pelaporan keuangan, serta memberikan rekomendasi yang relevan untuk meningkatkan literasi akuntansi di kalangan pelaku usaha kecil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui survei. Populasi penelitian mencakup seluruh UMKM sektor perdagangan yang aktif di Kota Kupang. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan total responden sebanyak 100 pelaku UMKM yang tersebar secara proporsional di enam kecamatan, yaitu: Kelapa Lima, Oebobo, Maulafa, Kota Lama, Kota Raja, dan Alak. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya variabel pemahaman akuntansi yang memiliki pengaruh signifikan secara positif terhadap penyusunan laporan keuangan. Artinya, semakin baik pemahaman akuntansi pelaku usaha, maka semakin tinggi pula kemampuannya dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar. Sementara itu, variabel kualitas sumber daya manusia, lama usaha, dan teknologi informasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik, meskipun ketiganya memiliki hubungan positif terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,226 menunjukkan bahwa 22,6% variabilitas dalam penyusunan laporan keuangan dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemahaman akuntansi harus menjadi prioritas utama dalam upaya pengembangan kapasitas pelaku UMKM. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan instansi keuangan untuk memberikan pelatihan dan bimbingan teknis secara berkelanjutan. Selain itu, penguatan fungsi pendamping UMKM serta pengembangan aplikasi akuntansi yang sederhana dan sesuai dengan karakteristik UMKM menjadi langkah penting dalam mendorong pelaporan keuangan yang lebih baik. Secara akademis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pelaporan keuangan di sektor informal dan dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan publik. Adapun keterbatasan penelitian ini terletak pada lingkup variabel yang terbatas dan wilayah penelitian yang hanya mencakup Kota Kupang. Oleh karena itu, untuk penelitian berikutnya disarankan agar dilakukan perluasan wilayah kajian serta penambahan variabel lain seperti motivasi berwirausaha, akses permodalan, dukungan kebijakan pemerintah, dan karakteristik jenis usaha. Pendekatan kombinasi antara metode kuantitatif dan kualitatif juga disarankan agar dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terkait perilaku pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Laporan Keuangan, UMKM, Pemahaman Akuntansi, Sumber Daya Manusia, Lama Usaha, Teknologi Informasi |
| Subjects: | Economic > Accounting |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi |
| Depositing User: | Ms Sarce Henukh |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 02:03 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 02:03 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6980 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
