PENGARUH PERSENTASE TEPUNG RUMPUT LAUT JENIS Kappaphycus alavarezii TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI MANIS

AZA, Maria Veronika (2026) PENGARUH PERSENTASE TEPUNG RUMPUT LAUT JENIS Kappaphycus alavarezii TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI MANIS. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1. COVER & PENGESAHAN.pdf

Download (770kB)
[img] Text
2. RINGKASAN.pdf

Download (121kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf

Download (128kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img] Text
7. BAB V.pdf

Download (91kB)
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (137kB)

Abstract

Rumput laut merah Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas unggulan Indonesia yang banyak dimanfaatkan sebagai sumber karagenan dan memiliki kandungan gizi tinggi, terutama serat pangan dan mineral. Disisilain, tingkat konsumsi serat masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pangan yang tidak hanya digemari masyarakat tetapi juga bernilai gizi tinggi, salah satunya melalui fortifikasi rumput laut pada produk roti manis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fortifikasi tepung rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii terhadap karakteristik organoleptik, fisik, dan kimia roti manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 2 ulangan, yaitu penambahantepungrumputlaut sebesar0%(P0),1,17% (P1),2,33%(P2),3,50%(P3), dan 4,67% (P4). Parameter yang diuji meliputi sifat organoleptik (warna, bau, tekstur, dan rasa) dengan 30 panelis semi-terlatih,uji kadar air, kadar abu, serta daya kembang roti. Data dianalisis menggunakan ANOVA, dan dilanjutkan dengan uji BNJ apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peresentase tepung rumput laut berpengaruh nyata terhadap warna dan kadar air roti manis Kadar Abu juga, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap bau, tekstur, rasa, dan kadar abu. Nilai kesukaan panelis tertinggi secara umum diperoleh pada perlakuan P3, yang menunjukkan keseimbangan terbaik antara karakteristik sensori dan fisik roti. Seluruh perlakuan memenuhi standar mutu roti manis berdasarkan SNI nomor 8372:2018 khususnya pada parameter kadar air dan kadar abu. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa tepung rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi digunakan sebagai bahan fortifikasi pada roti manis untuk meningkatkan nilai fungsional pangan tanpa menurunkan tingkat penerimaan konsumen, dengan konsentrasi optimum pada perlakuan menengah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Roti manis, tepung rumput laut, Kappaphycus alvarezii, organoleptik
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 02 Mar 2026 05:45
Last Modified: 02 Mar 2026 05:45
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6898

Actions (login required)

View Item View Item