PRODUKSI HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (STOLEPHORUS SPP.) BERDASARKAN FASE BULAN DI PERAIRAN DESA LILIMUS KABUPATEN KUPANG

TASUAB, Ester (2026) PRODUKSI HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (STOLEPHORUS SPP.) BERDASARKAN FASE BULAN DI PERAIRAN DESA LILIMUS KABUPATEN KUPANG. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (683kB)
[img] Text
2 RINGKASAN & SUMMARY.pdf

Download (162kB)
[img] Text
3 BAB I.pdf

Download (159kB)
[img] Text
4 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text
5 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (424kB)
[img] Text
6 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB)
[img] Text
7 BAB V.pdf

Download (71kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (174kB)

Abstract

Ikan teri (Stolephorus spp.) merupakan salah satu sumberdaya ikan pelagis kecil yang memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional di Desa Lilmus, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang. Ikan ini hidup bergerombol dan bersifat fototaksis positif, sehingga responsif terhadap cahaya. Keberhasilan penangkapan ikan teri diduga dipengaruhi oleh dinamika lingkungan perairan, terutama fase bulan yang berkaitan dengan intensitas cahaya malam hari dan pola pasang surut. Secara turun-temurun, nelayan setempat telah menyesuaikan waktu melaut berdasarkan fase bulan, namun kajian ilmiah yang mendukung praktik tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi dan produktivitas hasil tangkapan ikan teri (Stolephorus spp.) berdasarkan fase bulan di perairan Desa Lilmus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juni 2025 menggunakan metode survei dan observasi langsung di lapangan. Data dikumpulkan dari lima nelayan yang menggunakan alat tangkap serok dengan bantuan lampu petromaks. Parameter yang diamati meliputi jumlah hasil tangkapan harian, komposisi hasil tangkapan berdasarkan kuartil fase bulan, serta produktivitas per trip penangkapan. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat pola fluktuasi hasil tangkapan pada setiap fase bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penangkapan ikan teri pada bulan Mei berlangsung pada kuartil III–IV, sedangkan pada bulan Juni berlangsung pada kuartil I–II. Hasil tangkapan harian tertinggi pada bulan Mei terjadi pada fase bulan mati (new moon) dengan kisaran 116–186 kg/hari, sedangkan pada bulan Juni tertinggi terjadi pada fase bulan cembung awal (waxing gibbous) sebesar ±110,3 kg/hari. Produktivitas tertinggi tercatat pada kuartil IV bulan Mei sebesar 109,12 kg/trip/hari dan pada kuartil I bulan Juni sebesar 94,69 kg/trip/hari. Perbedaan hasil tangkapan dan produktivitas antar fase bulan menunjukkan bahwa fase bulan berpengaruh terhadap efektivitas penangkapan ikan teri. Fase bulan dengan intensitas cahaya rendah cenderung meningkatkan konsentrasi ikan di sekitar sumber cahaya buatan, sehingga mempermudah proses penangkapan. Dengan demikian, fase bulan merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan strategi operasi penangkapan ikan teri di perairan Desa Lilmus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ikan Teri, Fase Bulan, Produksi, Produktivitas, Hasil Tangkapan
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumber Daya Perairan
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 02 Mar 2026 02:48
Last Modified: 02 Mar 2026 02:48
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6805

Actions (login required)

View Item View Item