PENERAPAN METODE PERSEDIAAN DALAM PERENCANAAN PAJAK PADA TOKO HIMALAYA INDAH

ADU, Realdi Bollu (2026) PENERAPAN METODE PERSEDIAAN DALAM PERENCANAAN PAJAK PADA TOKO HIMALAYA INDAH. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1.COVER,PENGESAHAN DLL.pdf

Download (261kB)
[img] Text
2.ABSTRAK.pdf

Download (90kB)
[img] Text
3.BAB I.pdf

Download (112kB)
[img] Text
4.BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text
5.BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text
6.BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (149kB)
[img] Text
7.BAB V.pdf

Download (97kB)
[img] Text
8.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (85kB)

Abstract

Pajak merupakan beban utama bagi perusahaan, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang berfokus pada optimalisasi laba. Perencanaan pajak menjadi strategi penting untuk meminimalkan kewajiban perpajakan secara sah, salah satunya melalui pemilihan metode penilaian persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan metode First In, First Out (FIFO) dan metode Average terhadap beban pajak dan efisiensi keuangan pada Toko Himalaya Indah, sebuah UKM di Kupang yang bergerak di bidang perdagangan pakan ternak. Penelitian menggunakan pendekatan Analisis deskriptif dengan analisis kuantitatif berdasarkan data dokumentasi kartu persediaan tahun 2024 untuk tiga jenis barang dagang dengan fluktuasi harga. Perhitungan dilakukan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, khususnya Undang-Undang PPh Nomor 36 Tahun 2008 Pasal 10 ayat 6, yang memperbolehkan penggunaan kedua metode tersebut. Penelitian ini mengkaji penerapan metode penilaian persediaan sebagai strategi perencanaan pajak (tax planning) pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dengan studi kasus pada Toko Himalaya Indah. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebutuhan UKM untuk mengoptimalkan laba dengan meminimalkan beban pajak secara sah. Pemilihan metode penilaian persediaan, yang diatur dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (FIFO dan Average), secara langsung memengaruhi Harga Pokok Penjualan (HPP), laba kena pajak, dan PPh terutang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan metode FIFO dan Average terhadap beban pajak dan efisiensi keuangan di Toko Himalaya Indah, serta menentukan metode mana yang lebih efektif untuk optimalisasi perencanaan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, menggunakan data sekunder berupa kartu persediaan Toko Himalaya Indah tahun 2024. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria barang dagang yang harganya fluktuatif. Analisis data dilakukan dengan menghitung HPP, laba, dan beban pajak PPh menggunakan kedua metode (FIFO dan Average) untuk diperbandingkan. Hasil analisis ini digunakan untuk membandingkan dampak kedua metode terhadap efisiensi beban pajak, sehingga dapat memberikan rekomendasi metode yang paling optimal bagi Toko Himalaya Indah. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode FIFO menghasilkan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang lebih rendah (Rp1.592.870.000) dibandingkan metode Average (Rp1.595.446.389), sehingga menghasilkan laba kotor yang lebih tinggi (Rp70.955.000 vs Rp 68.378.611). Namun, laba yang lebih besar ini berdampak langsung pada kewajiban pajak yang lebih tinggi. Dengan mempertimbangkan PTKP untuk wajib pajak orang pribadi menikah dengan dua anak (Rp67.500.000), metode FIFO menghasilkan pajak terutang sebesar Rp172.750, sedangkan metode Average hanya Rp43.931 menghasilkan penghematan pajak sebesar Rp128.819. Meskipun laba bersih dengan metode FIFO lebih tinggi, efisiensi perpajakan dan manajemen arus kas jangka panjang lebih unggul dengan metode Average. Selain itu, metode Average lebih sederhana dalam penerapan dan pencatatan, sangat sesuai untuk UKM dengan sumber daya akuntansi terbatas. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun metode FIFO memberikan gambaran kinerja keuangan yang lebih baik, metode Average lebih efektif dalam perencanaan pajak karena mampu secara legal mengurangi beban pajak, meningkatkan likuiditas, dan mendukung keberlanjutan usaha. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada teori aliran biaya dan perencanaan pajak dalam konteks UKM, serta implikasi praktis bagi pelaku usaha, konsultan pajak, dan pelatih UMKM dalam memilih metode akuntansi yang strategis. Penelitian ini juga mengisi celah literatur dengan memberikan bukti empiris kontekstual mengenai strategi perencanaan pajak berbasis persediaan di kalangan UKM di wilayah Indonesia timur.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Metode Peresediaan, FIFO, Average, Perencanaan Pajak.
Subjects: Economic > Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Akuntansi
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 21 Feb 2026 04:10
Last Modified: 21 Feb 2026 04:10
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6674

Actions (login required)

View Item View Item