HIKMAT DALAM MEREDAKAN KONFLIK: HIKMAT ABIGAIL DALAM MEREDAHKAN KONFLIK “Tafsir Naratif 1 Samuel 25:18-35 dan Implikasinya bagi Jemaat GMIT Elim Taemaman, Klasis Fatuleu Timur”

TAEK, Danilwanto Y. A. P. (2026) HIKMAT DALAM MEREDAKAN KONFLIK: HIKMAT ABIGAIL DALAM MEREDAHKAN KONFLIK “Tafsir Naratif 1 Samuel 25:18-35 dan Implikasinya bagi Jemaat GMIT Elim Taemaman, Klasis Fatuleu Timur”. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (738kB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (89kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (245kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[img] Text
7 PENUTUP.pdf

Download (92kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (219kB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan konflik yang merupakan realitas tidak terpisahkan dalam kehidupan bersama, termasuk dalam kehidupan bergereja. Konflik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi merusak relasi, melahirkan kekerasan, dan menghambat pertumbuhan jemaat. Persoalan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana hikmat ditampilkan dan bekerja dalam narasi 1 Samuel 25:18-35, serta bagaimana hikmat tersebut berperan dalam meredakan konflik dan menjaga kehidupan. Penelitian ini secara khusus menyoroti peran Abigail dalam menghadapi konflik antara Daud dan Nabal sebagai ekspresi hikmat yang bersifat teologis dan praktis. Tujuan penelitian ini adalah, pertama, menguraikan dunia cerita dan karakter naratif Kitab Samuel sebagai konteks teologis teks. Kedua, menafsirkan secara naratif perikop 1 Samuel 25:18-35 dengan menempatkan hikmat sebagai pusat penafsiran, khususnya melalui tindakan dan sikap Abigail dalam meredakan konflik. Ketiga, merumuskan implikasi teologis dari kisah tersebut bagi kehidupan dan pelayanan Jemaat GMIT Elim Taemaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Metode tafsir naratif dipakai untuk menganalisis alur cerita, karakterisasi tokoh, dinamika konflik, serta resolusi konflik dalam teks. Penulisan dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mendialogkan dunia teks dan konteks jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hikmat dalam 1 Samuel 25:18-35 bukan sekadar kualitas personal, melainkan daya teologis yang bekerja melalui tindakan konkret untuk mencegah kekerasan dan menjaga kehidupan. Hikmat yang diekspresikan melalui pengendalian diri, kepekaan situasional, dan penyerahan kepada Allah membuka ruang perdamaian. Temuan ini menegaskan bahwa hikmat memiliki implikasi kontekstual bagi jemaat sebagai prinsip teologis dalam mengelola konflik secara konstruktif dan memelihara kehidupan bersama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hikmat, Konflik, 1 Samuel 25:18-35, Relasi, Kepekaan Situasional
Subjects: Theology > Christian Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 19 Feb 2026 00:58
Last Modified: 19 Feb 2026 00:58
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6607

Actions (login required)

View Item View Item