GEREJA DIASPORA: DARI GEDUNG KE KEHIDUPAN (SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP PEMIKIRAN Y.B. MANGUNWIJAYA TENTANG GEREJA DIASPORA DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT GMIT KAISAREA BTN KOLHUA, KLASIS KOTA KUPANG TIMUR.)

FANGIDAE, Cwieva Berdtsyema Defana Tinyta J. L. (2026) GEREJA DIASPORA: DARI GEDUNG KE KEHIDUPAN (SUATU TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP PEMIKIRAN Y.B. MANGUNWIJAYA TENTANG GEREJA DIASPORA DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT GMIT KAISAREA BTN KOLHUA, KLASIS KOTA KUPANG TIMUR.). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (75kB)
[img] Text
3 PENDAHULUAN.pdf

Download (294kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB)
[img] Text
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (582kB)
[img] Text
7 PENUTUP.pdf

Download (156kB)
[img] Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (225kB)

Abstract

Kehidupan bergereja di konteks perkotaan kerap dipahami secara sempit sebagai aktivitas yang berpusat pada gedung gereja, liturgi, dan struktur kelembagaan. Cara pandang ini sering kali menutupi realitas sosial yang lebih dalam, khususnya pengalaman kemiskinan struktural yang dialami sebagian anggota jemaat. Penelitian ini berangkat dari persoalan tersebut dengan memfokuskan kajian pada konsep Gereja Diaspora yang dikemukakan oleh Y. B. Mangunwijaya dan implikasinya bagi kehidupan Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua sebagai gereja perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merefleksikan secara teologis realitas kemiskinan struktural dalam kehidupan jemaat serta menelaah bagaimana pemikiran Gereja Diaspora dapat menjadi kerangka teologis bagi pembaruan pelayanan gereja. Penelitian ini juga bertujuan menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk hadir bukan semata sebagai organisasi religius, melainkan sebagai organisme iman yang hidup, bertumbuh, dan berpihak pada kehidupan umat yang rentan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan refleksi teologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap karya-karya Y. B. Mangunwijaya, kajian Alkitab, serta analisis kontekstual berdasarkan data sosial dan pekerjaan Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua. Pendekatan ini memungkinkan pembacaan kritis atas realitas jemaat sebagai “tanda-tanda zaman” yang menantang gereja untuk merefleksikan kembali identitas dan panggilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan yang dialami sebagian jemaat GMIT Kaisarea merupakan bentuk kemiskinan struktural yang tidak dapat direduksi sebagai persoalan individual. Dalam terang pemikiran Mangunwijaya, kemiskinan tersebut menjadi locus teologis yang menguji kesetiaan iman dan kesaksian gereja. Konsep Gereja Diaspora menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk bergerak dari pemusatan pada gedung menuju kehadiran nyata dalam kehidupan umat. Dengan demikian, GMIT Kaisarea dipahami sebagai “Kebun Anggur Tuhan yang Berbunga,” yakni komunitas iman yang merawat keberagaman, memperjuangkan martabat manusia, dan menghadirkan Injil sebagai daya yang membebaskan di tengah realitas perkotaan yang timpang. Kata Kunci: Gereja Diaspora, Mangunwijaya, Kemiskinan, Kebun Anggur Tuhan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gereja Diaspora, Mangunwijaya, Kemiskinan, Kebun Anggur Tuhan
Subjects: Theology > Christian Theology
Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 13 Feb 2026 04:33
Last Modified: 13 Feb 2026 04:33
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6391

Actions (login required)

View Item View Item