AGAMA SIPIL (CIVIL RELIGION) DALAM RUANG PUBLIK: Kajian Sosio-Teologis atas Pemikiran Robert Neelly Bellah dan Implikasinya bagi Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) di Nusa Tenggara Timur (NTT)

SUEK, Putra Dino Efrian (2026) AGAMA SIPIL (CIVIL RELIGION) DALAM RUANG PUBLIK: Kajian Sosio-Teologis atas Pemikiran Robert Neelly Bellah dan Implikasinya bagi Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.

[img] Text
Cover.pdf

Download (914kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (149kB)
[img] Text
Pendahuluan.pdf

Download (349kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (444kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (473kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)
[img] Text
Penutup.pdf

Download (249kB)
[img] Text
Bibliografi (Daftar Pustaka).pdf

Download (318kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep Civil Religion (agama sipil) dalam pemikiran Robert N. Bellah serta implikasinya bagi refleksi teologi Kristen dan peran Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Agama sipil dipahami sebagai bentuk religiusitas publik yang menampilkan simbol, ritus, dan nilai-nilai transenden dalam ruang kenegaraan tanpa terikat pada agama formal tertentu. Bellah melihat agama sipil bukan sekadar alat legitimasi negara, melainkan juga memiliki fungsi profetis untuk mengoreksi penyimpangan moral dalam kehidupan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi tokoh melalui penelitian kepustakaan terhadap karya-karya utama Robert Bellah serta literatur teologi dan sosiologi agama yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan kritis-reflektif untuk menilai kontribusi dan keterbatasan konsep agama sipil dari perspektif teologi Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama sipil memiliki potensi positif dalam membangun nilai moral bersama dan memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat majemuk. Namun demikian, agama sipil juga mengandung risiko teologis apabila gereja terjebak dalam sakralisasi negara, nasionalisme berlebihan, atau kedekatan yang tidak kritis dengan kekuasaan. Dalam konteks GMIT sebagai gereja mayoritas di Nusa Tenggara Timur, agama sipil tampak dalam keterlibatan gereja di ruang publik, baik melalui ritus kenegaraan maupun peran sosialnya. Oleh karena itu, gereja dipanggil untuk bersikap kritis dan profetis, menjaga kesetiaan pada pengakuan iman bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, sekaligus menghadirkan nilai-nilai keadilan, kebenaran, dan kasih dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya refleksi teologi publik agar gereja mampu berperan secara relevan tanpa kehilangan identitas dan integritas iman Kristen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Agama Sipil, Robert N. Bellah, Teologi Kristen, Teologi Publik, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).
Subjects: Theology > Christian Theology
Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen
Depositing User: Mrs Skripsi Perpust
Date Deposited: 12 Feb 2026 02:21
Last Modified: 12 Feb 2026 02:21
URI: http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6226

Actions (login required)

View Item View Item