NOEL, Sefnat (2026) PERTANIAN BERPINDAH: SUATU TINJAUAN EKOTEOLOGI TERHADAP PRAKTIK PERTANIAN BERPINDAH DI WILAYAH JEMAAT GMIT IMANUEL MANUBELON, SERTA IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT IMANUEL MANUBELON, KLASIS AMFOANG SELATAN. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (553kB) |
|
|
Text
2 ABSTRAK.pdf Download (199kB) |
|
|
Text
3 PENDAHULUAN.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
4 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (322kB) |
|
|
Text
5 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) |
|
|
Text
7 PENUTUP.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (297kB) |
Abstract
Kajian ini bertolak dari realitas kehidupan jemaat yang menggantungkan pemenuhan kebutuhan hidup terutama pada sektor pertanian. Pertanian berpindah tidak semata-mata dipahami sebagai kegiatan ekonomi, melainkan juga sebagai praktik sosial, kultural, dan religius yang telah mengakar dalam kehidupan jemaat secara turun-temurun. Oleh sebab itu, praktik ini tidak dapat dilepaskan dari konteks historis, geografis, dan sosial masyarakat setempat. Fokus kajian diarahkan pada dinamika pertanian berpindah yang mengandung ketegangan antara manfaat dan dampaknya. Di satu pihak, praktik ini berkontribusi positif terhadap keberlangsungan ekonomi jemaat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Dalam kondisi terbatasnya lapangan kerja dan akses ekonomi, pertanian berpindah dipandang sebagai pilihan yang paling memungkinkan untuk menopang kehidupan sehari-hari. Selain itu, praktik ini juga memperkuat ikatan sosial karena pelaksanaannya kerap melibatkan kerja kolektif yang mempererat relasi antaranggota jemaat. Namun, di pihak lain, pertanian berpindah membawa konsekuensi ekologis yang cukup serius. Aktivitas penebangan hutan dan pembakaran lahan menyebabkan berkurangnya tutupan vegetasi, menurunnya kemampuan tanah menyerap air, serta menyusutnya sumber mata air. Dampak tersebut meningkatkan potensi banjir, mempercepat degradasi tanah, dan mengancam keberlangsungan berbagai jenis flora dan fauna, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi jemaat sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan praktik pertanian berpindah. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara dan observasi langsung, penelitian ini menemukan bahwa praktik tersebut dipertahankan karena faktor ekonomi, pemahaman iman tentang mandat pengelolaan alam, kebebasan dalam mengolah tanah, serta pandangan bahwa tanah harus dimanfaatkan demi kelangsungan hidup. Berdasarkan temuan tersebut, penulis menegaskan pentingnya pengelolaan alam yang bertanggung jawab dan relasi yang harmonis antara manusia dan alam sebagai wujud ketaatan kepada Allah, sekaligus sebagai kontribusi bagi refleksi ekoteologi kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekologi, Pertanian Berpindah, Jemaat, Allah. |
| Subjects: | Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 02:37 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 02:37 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
