HAWU HABA, Fricha Elisabeth (2026) TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK: Suatu Tinjauan Historis Kritis Terhadap 1 Samuel 2: 12-17, 22-25 dan Implikasinya Bagi Majelis Jemaat di GMIT Kemah Ibadat Airnona. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text (Cover)
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (989kB) |
|
|
Text (Abstrak)
2 ABSTRAK.pdf Download (10kB) |
|
|
Text (BAB I)
4 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text (BAB II)
5 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (875kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (174kB) |
Abstract
Dalam teks 1 Samuel 2: 12-17, 22-25 menceritakan tentang kemerosotan moral keluarga imam Eli, yakni Hofni dan Pinehas. Teks mengungkapkan bahwa sebagai imam, Hofni dan Pinehas melakukan kejahatan yang merendahkan Allah, bahkan melibatkan para perempuan untuk melakukan dosa perzinahan di kemah pertemuan. Berdasarkan persoalan moral ini, penulis hendak meneliti untuk mencari tahu faktor-faktor penyebab kemerostan moral Hofni dan Pinehas. Metode penelitian yang dilakukan penulis ialah kualitatif, dengan menggunakan pendekatan historis kritis. Analisis yang dilakukan penulis berangkat dari kajian konteks historis, analisis kata Ibrani, sehingga pada bagian menafsir penulis dapat mengetahui setiap makna dan ayat kunci untuk menemukan kerygma yang terkandung dalam teks. Hasil kajian menunjukan bahwa terdapat tiga faktor penyebab kemerosotan moral Hofni dan Pinehas, yaitu diri sendiri yang menolak otoritas Allah, pengaruh lingkungan dan pola pengasuhan Eli sebagai orang tua. Dalam kaitannya dengan konteks masa kini, teks ini relevan dengan pergumulan majelis jemaat di GMIT kemah Ibadat Airnona terhadap kemerosotan moral anak yang melakukan miras, merokok, perjudian, malas bergereja, pernikahan beda agama, mencuri dan malas beribadah. Berdasarkan data yang didapatkan penulis, faktor penyebab kemerosotan moral anak majelis jemaat ialah individual, pola pengasuhan orang tua dan lingkungan. Berangkat dari persoalan ini, maka penulis mengusulkan agar persoalan mengenai kemerosotan moral anak tidak bisa dilihat sebagai persoalan biasa, melainkan persoalan relasional dengan Allah. Oleh karena itu, tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak secara rohani harus dilakukan berulang-ulang kali, tanpa dibatasi oleh usia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Orang tua, anak, didikan, kemerosotan moral |
| Subjects: | Theology > Christian Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 02:11 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 02:11 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6124 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
