TAOPAN, Nimrod (2026) KETEGANGAN PERAN PENDETA: TINJAUAN SOSIO-TEOLOGIS TERHADAP TANTANGAN PERAN PENDETA DENGAN PENDEKATAN TEORI ROLE STRAIN MENURUT ROBERT K. MERTON DI KLASIS AMABI OEFETO TIMUR. Undergraduate thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
2 ABSTRAK.pdf Download (107kB) |
|
|
Text
3 PENDAHULUAN.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
4 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (618kB) |
|
|
Text
5 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (479kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) |
|
|
Text
7 PENUTUP.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (373kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persoalan ketegangan peran yang dialami pendeta dalam konteks pelayanan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), khususnya di wilayah Klasis Amabi Oefeto Timur. Fokus utama penelitian diarahkan pada analisis satu status pelayanan pendeta yang memuat berbagai tuntutan peran yang harus dijalankan secara bersamaan, antara lain sebagai pelayan rohani, pemimpin organisasi gereja, pendamping pastoral bagi jemaat, figur sosial di tengah masyarakat, serta juga sebagai anggota keluarga. Keragaman dan kompleksitas ekspektasi tersebut, sering kali menimbulkan ketegangan peran yang berdampak pada kondisi fisik, emosional, dan spiritual pendeta. Namun situasi ini cenderung dipandang sebagai kelemahan pribadi, sehingga menutupi akar masalah yang bersifat struktural dan sistemik dalam kehidupan bergereja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami latar belakang terjadinya ketegangan peran pendeta dalam konteks GMIT, menganalisis dampaknya terhadap kualitas pelayanan dan kehidupan pendeta, serta merumuskan refleksi sosio-teologis yang dapat membantu gereja menata kembali pemahaman dan praktik pelayanannya agar lebih selaras dengan hakikat gereja sebagai persekutuan tubuh Kristus yang saling menopang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pendeta dan pihak-pihak terkait. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan kajian pustaka terhadap literatur teologis dan sosiologis yang relavan, khusunya teori ketegangan peran (role strain) yang dikemukakan oleh Robert K. Merton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketegangan peran pendeta bukan terutama disebabkan oleh keterbatasan individu, melainkan oleh struktur pelayanan gereja yang menempatkan pendeta sebagai pusat berbagai tuntutan, tingginya ekspektasi jemaat, serta keterbatasan sumber daya dan fasilitas pelayanan. Refleksi sosio-teologis menegaskan pentingnya pengembangan sistem pelayanan yang lebih kolaboratif, partisipatif, dan saling mendukung, sehingga pendeta dapat menjalankan panggilannya secara manusiawi, sehat, dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tantangan Peran Pendeta, Robert K. Merton, Role Strain, Klasis Amabi Oefeto Timur, Sosio-Teologis. |
| Subjects: | Theology > Christian Theology |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Teologi Agama Kristen |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 23:10 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 23:10 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6110 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
