DELLU, Grajesilda (2026) DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK. Other thesis, Artha Wacana Christian University.
|
Text
1. COVER & PENGESAHAN.pdf Download (824kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (649kB) |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (618kB) |
|
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) |
|
|
Text
6. BAB IV.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (291kB) |
Abstract
Masalah Penelitian dalam penulisan ini adalah: 1. Bagaimana bentuk tindak pidana kekerasa seksual yang dilakukan pelaku terhadap anak?, 2. Bagaimana modus pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak?, 3. Apa akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak? Tujuan penelitian dalam penulisan ini adalah: 1. Untuk mengetahui bentuk kekerasan seksual yang di lakukan pelaku terhadap anak, 2. Untuk mengetahui modus pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak, 3. Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak. Metode Penelitian dalam penulisan ini adalah metode penelitian normatif dengan menggunakan dua variabel yakni variabel bebas dan variabel terikat. jenis sumber dan sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dengan, teknik pengumpulan bahan hukum melalui dokumen dan bahan pustaka, pengolahan bahan hukum menggunakan cara editing, coding,dan rekonstruksi bahan, dan analisis menggunakan deskriptif-kualitaif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: 1. Bentuk tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan pelaku terhadap anak adalah persetubuhan dan perbuatan cabul, 2. Modus pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak adalah pelaku membujuk dengan memberikan uang, memanfaatkan korban yang tidak sepenuhnya sadar karena pengaruh moke atau sopi Sopi Dan Saat Korban Masih Berusia 14 Tahun , mengaku sebagai ponakan dari tuan rumah tempat korban tinggal dan memanfaatkan korban yang kabur dari rumah, janji pekerjaan serta tanggung jawab jika korban mau melakukan persetubuhan, 3. Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak adalah pemidanaan. Saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah: Pemerintah dan lembaga terkait harus meningkatkan program pencegahan dan perlindungan anak melalui edukasi dan pengawasan yang efektif. Penegak hukum harus menjatuhkan sanksi tegas dan konsisten untuk memberikan efek jera, serta melakukan pendampingan dan rehabilitasi psikologis bagi korban agar terhindar dari trauma berkepanjangan. Selain itu, regulasi terkait kekerasan seksual terhadap anak perlu diperkuat dan disesuaikan dengan modus pelaku yang terus berkembang. Kualitas penanganan kasus oleh aparat penegak hukum juga harus ditingkatkan melalui pelatihan khusus agar proses hukum berjalan profesional dan sensitif terhadap kondisi korban
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Mrs Skripsi Perpust |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 00:20 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 00:20 |
| URI: | http://repo-ukaw.superspace.id/id/eprint/6042 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
